Marilah kita mengulang kembali apa yang telah terjadi selama
ini, didalam IP S1 Prasetiya Mulya. IP atau yang Introductory Program, bukanlah
pengenalan seperti perkenalan yang dilaksanakan oleh kampus atau program –
program lainnya. Di kampus atau lingkungan mana pun. Introductory program
adalah sebuah system atau program, dimana kami dilatih untuk beradaptasi di
kalangan Prasetiya Mulya. Oleh karena itu, kami diberikan tugas harian yang
cukup menantang. Tugas – tugas ini bukanlah beban menurut sebagian dari kami.
Menurut kami, tugas – tugas ini adalah latihan yang harus kami hadapi bila kami
sudah memulai kuliah. Dimana semua tugas harus memiliki prinsip – prinsip dasar
yang mereka - kakak tingkat kami – ajarkan kepada kami.
Pada program IP pertama, kami sudah gagal dalam pengerjaan
atau pelaksaan tugas. Kesalahan kami adalah, kami harus memperhatikan setiap
kata atau instruksi yang diberikan kepada kami. Bila tidak ada diberikan
intruksi, maka janganlah memalukkan hal tersebut. Karena hal – hal yang kecil
dapat mencerobohkan kami. Dalam IP selama ini, kami - angkatan 2013 – sudah
banyak melakukan kesalahan. Oleh karena kesalahan komunikasi dan juga
pengambilan keputusan. Oleh karen pengambilan keputusan tersebut, kami menjadi
terbebankan olehnya. Karena, biasanya pengambilan keputusan tersebut belum
cukup efektif atau sempurna.
Yang berbeda dalam IP ini adalah, kami harus melaksanakan
kegiatan – kegiatan yang telah diberikan kepada kami. Yaitu kami harus mencari
tempat atau cek point dimana. Oleh bantuan petunjuk yang telah diberikan kepada
setiap tim, yang terbagi atas 6 atau lebih sub tim. Setiap tim harus bergerak
kepada tujuan yang mereka anggap cocok atau memiliki makna – makna yang
dilampirkan didalam petunjuk tersebut. Kami memulai dari awal atau cek point
pertama, hingga cek point terakhir atau cek point yang ke sepuluh. Kami
melaksanakan hal tersebut dengan baik dan serapi mungkin, karena kami tidak
ingin membuat kesalahan lagi kepada kakak tingkat kami. Karena mereka sudah
susah payah membimbing kami sejak awal IP dilaksanakan.
Yang membedakan IP ini dengan IP sebelumnya adalah, dimana
tampaklah semua angkatan 2013 yang merasakan kebahagiaan dalam melakukan tugas
– tugas yang telah diberikan. Kami juga harus memetik makna atau maanfaat dari
setiap cek point, karena mereka adalah contoh supaya kami dapat beradaptasi di
kalangan Prasetiya Mulya. Yang penting adalah, bahwa kami satu angkatan harus
saling berkomunikasi satu sama lain, kami harus memiliki satu suara yang besar
dan kompak agar terbentuknya solidaritas dari suatu kegiatan atau tujuan, kami
harus mengenali kalangan yang disekitar kami atau kampus kami, dan juga sejarah
dari suatu kelahiran. Kami harus mengenali, minimal kerak dari suatu sejarah
yang telah terjadi dalam suatu peristiwa. Seperti, kapankan Prasetiya Mulya
didirikan, siapa pendirinya. Siapa – siapa saja dosen, SB , Lodestar, dan juga
lain – lain. Kami wajib mengetahui hal – hal tersebut oleh karena kami akan
menjadi suatu anggota tersebut.
Dalam IP ini, yang di pimpin oleh kak Wandi dalam Divisi
Acara. Dengan baik hati, ia mau memberi instruksi dengan lambat dan juga dengan
pengulangan. Agar kami semua dapat mengerjakan suatu tugas dengan baik dan
benar. Dan juga, ia dan kakak – kakak lodestar, penegak disiplin dan divisi lainnya.
Senyum, terhadap apa yang telah kami laksanakan atau perbuat.
Oleh karena itu, hari ini adalah salah satu hari yang
bahagia dikalangan Prasetiya Mulya. Terutama bagi angkatan 2013.

No comments:
Post a Comment