Wednesday, September 11, 2013

IP pertemuan ke-10

Pada Introductory P rogram hari ini Rabu, 11 September 2013 kami menjalni Introductory Program hari ke 10. Introductory Program hari ini dimulai pada jam stenga 7 malam. Seperti biasa acara Introductory Program dimulai dengan kakak penegak displin yang mengabsen dan mengecek atribut, serta mengumpulkan tugas. Tugas pada hari ini yang harus dikumpulkan adalah tugas Make Your Own Project dan Brand Review. Setelah semua penegak disiplin melakukan presensi. Kak Ramzi dan Kak Tamara membuka acara. Kak Tamara dan Kak Ramzi mengundang salah satu anak angkatan 2013 untuk memimpin doa dan memimpin lagu mars Prasetiya Mulya. Lalu acara di lanjutkan dengan mengudang 2 pembawa acara yang sangat fenomenal dan legendaries. Kak Tamara dan kak Ramzi memanggil kak Stacia dan kak Cani. Kemudian kak Ramzi dan kak Tamara undur diri. Acara Introductory Program dipimpin sepenuhnya oleh kak Stacia dan kak Cani. Lalu selanjutnya acara Introductory Program  dilanjutkan dengan Parody Performance dari the worst group pada hari sabtu tanggal 8 September 2013. Mereka menampilkan parody dengan tema Indian vs Coboy. Menurut kelompok kami parody tersebut kurang menghibur karena tidak ada aspek comedynya ( comedynya tidak mengena). Setelah penampilan parody dari the worst group hari sabtu. Awalnya pembawa acara berencana memanggil kelompok berikutnya yang merupakan the worst group hari senin ( Introductory Program ke 9 ) namun anggota kelompok tersebut ada yang masih menjalani kelas mata kuliah. Jadi terpaksa pertunjukan mereka ditunda. Lalu Kak stacia dan kak Cani menyapa Eko karena muka nya yang lucu dan ia duduk di paling depan. Pada pertemuan Introductory Program sebelumnya, Eko menjadi bintang utama dari acara introductory program tersebut. Setelah menyapa Eko kak stacia dan kak cani mulai memanggil kelompok-kelompok yang belum maju untuk menampilkan yel-yel. Setelah beberapa yel- yel ternyata kelompok yang pertunjukan parodynya tertunda akhirnya lengkap anggotanya. Kemudian mereka mempersembahkan Parody Performance bertemakan tutup balsam. Parody ini sangat lucu dan menghibur.  Parody ini menceritakan tentang seorang lelaki yang ingin wajahnya menjadi lebih tampan dengan bantuan eyang subur. Eyang subur memberikan tutup balsam sebagai pellet.
Setelah parody tersebut acara di lanjutkan dengan penampilan yel-yel kelompok yang belum maju lagi. Salah satu kelompok yang maju adalah kelompok saya. Setelah beberapa kelompok maju untuk mempersembahkan yel- yel kelompoknya acara di lanjutkan kembali. Acara selanjutnya adalah presentasi dari MCR yaitu mengenai sharing di website www.ceritaprasmul.com dimana jika kita mempunyai pengalaman di kampus Prasetiya Mulya kita dapat menuliskan pengalaman kita dan mengirimkannya lewat email ke admin dari website tersebut. Lalu jika tulisan yang kita buat sesuai dan menarik maka akan di posting ke website ini. Setelah presentasi acara dilanjutkan dengan pertunjukan yel-yel kelompok lagi. Setelah itu ada pengumuman dari kak Anthony mengenai welcoming night yang akan diselenggarakan pada hari senin tanggal 30 September 2013. Angkatan kami diwajibkan memakai kostum super hero dan memakai nametag ip juga memakai kalung dengan kertas asturo berisi alasan mengapa memilih kostum superhero tersebut. Kak Anthony juga member kami 2 tugas angkatan sebagai tugas terakhir angkatan, yaitu tugas membuat flash mob dan tugas membuat parodi angkatan bertemakan Introductory Program.
Setelah itu, beberapa anak angkatan kami dipanggil untuk naik keatas panggung. Ternyata mereka dipasangkan dengan kakak panitia dengan muka yang sangat mirip bahkan hampir identik. Salah satunya adalah teman dari Eric Lawrence dan Brian Anthony, yang bernama Johan Ricardo. Ia sangat mirip dengan Kak Calvin Wongso. Akhirnya IP hari ini selesai dan ditutup dengan doa dan mars prasmul.
Sekian daily report kami pada hari ini.

Wawancara Student Board, Kak Raino Bawono ( Time Management)


Pada tanggal 10 September 2013, kelompok kami mewawancarai ketua pelaksana Introductory Program yaitu kak Raino Bawono. Kami mengambil tema “Time Management” dalam mewawancarai Kak Raino. Kak Raino mengikuti SAC basket karena ia dari dulu memang berada di bidang sport. Dan pernah mendapatkan juara 4 di UMN. Selain menjadi ketua pelaksana Introductory Program 2013, kak Raino juga pernah menjadi panitia social week 1 , social week 2, IP, dan student Board 2013, Eureca, dan IMC.   Cara Kak Raino membagi waktunya antara organisasi dan kelas adalah dengan tidak mengerjakan tugas H-1, mengerjakan tugas dengan dicicil dari hari-hari sebelumnya. Untuk rapat organisasi dan pembagian kelas, rapat selalu dilakukan setelah kelas usai sehingga tidak ada bentrok antara rapat dan kelas. Kak Raino lebih mengarahkan ke komitmen sebagai panitia, karena bagaimanapun juga, ia telah berkomitmen untuk mengikuti organisasi tersebut meskipun organisasi tersebut memotong jam kelas, maupun liburan. Kita diajarkan untuk harus dapat membagi waktu antara tugas, kelas, kegiatan panitia, karena sudah berkomitmen untuk mengikuti kegiatan kepanitiaan tersebut. Dan tentunya harus punya waktu untuk keluarga walau mempunyai banyak tugas. Harus siap mengambil resiko dari pilihan yang sudah di pilih. Saat awal masuk Prasetiya Mulya, kak Raino tidak merasa begitu kesulitan dalam membagi waktu, karena tugas-tugas awal belum begitu padat, jadi bisa beradaptasi terlebih dahulu, dan tugas yang diberikan mayoritas bersifat tugas kelompok sehingga bisa membagi tugas dengan anggota satu kelompok, dari hal itu sudah sangat membantu dalam time management di Prasetiya Mulya. Menurut Kak Raino, ia tidak menyesal sudah masuk dalam kegiatan kepanitiaan yang selama ini sudah di jalaninya walaupun kurang mendapatkan waktu untuk bersantai, karena kepanitiaan ini termasuk suatu bagian dalam berinvestasi dimana pengalaman itu membuat / menjadikan bekal kak Raino nanti untuk suatu hari nanti bekerja. Dengan mempunyai banyak pengalaman seperti pengalaman berorgarnisasi , bisa membuat proses dalam dunia bekerja berjalan lebih cepat, dan lebih mudah. Pesan dari Kak Raino untuk angkatan 2013 dalam membagi waktu antara kampus, kepanitiaan, waktu refreshing , dan juga waktu untuk keluarga, kita harus dapat membagi waktu kita, dengan beradaptasi, perlahan belajar bagaimana membagi waktu ,menentukan prioritas kita kapan untuk istirahat, bekerja, stay dalam organisasi dan waktu untuk keluarga. Terimakasih Kak Raino untuk waktu dan kesempatan kakak kepada kelompok kami.



Tuesday, September 10, 2013

Wawancara Security Prasetiya Mulya Business School ( Suka Duka Bekerja di Prasetiya Mulya )


                  Pada tanggal 9 September 2013,  kami kelompok Burung Hantu mewawancarai salah satu security Prasetiya Mulya bernama Muhammad iqbal solihin atau yang biasa dipanggil Ibeng atau Iqbal. Pak Iqbal bekerja sebagai “security” di Prasetiya Mulya sejak tahun 2011. Pak Iqbal senang bekerja di Prasetiya Mulya karena lingkungannya sangat nyaman lalu mahasiswa dan dosen Prasetiya Mulya juga baik. Pak Iqbal dekat dengan salah satu Mahasiswa batch 7 yang bernama Patrick. Temen security baik2 Menurut Pak Iqbal mahasiswa Prasetiya Mulya memiliki semangat 45 tapi ada juga beberapa mahasiswa yang malas. Bekerja di Prasetiya Mulya ada gampang dan susahnya, gampangnya pekerjaan security adalah keliling atau patroli, susahnya ada masalah-masalah gitu. Pak Iqbal suka sekali bekerja di Prasetiya Mulya tetapi ada beberapa hal yang membuat Pak Iqbal sedih, hal itu adalah tanggung jawabnya yang dimilikinya tidak sebanding dengan pendapatannya. Dukanya adalah merasa kurang mendapat perhatian dari Prasetiya Mulya dalam hal pendapatan. Pak Iqbal berasal dari PT Security Phisic Dinamika yang dari perusahaan tersebut di tugaskan bekerja di Prasetiya Mulya Business School. Masalah-masalah yang pernah di hadapi pak Iqbal sangat beragam, mulai dari masalah sederhana seperti banyak barang anak yang ketinggalan lalu tidak mau di mintai fotokopi KTP dan juga masalah yang rumit berasal dari internal. Pesan pak Iqbal bagi prasmulyan 2013 dan juga prasmulyan yang lainnya adalah untuk berkerjasama dan saling membantu dalam berbagai hal mulai dari hal-hal yang mudah seperti mematuhi peraturan sampai pada hal yang kompleks.



IP pertemuan ke 9

            Pada pertemuan ke-9 Introductory Program hari ini, yaitu pada tanggal 9 September 2013 jam 18.30 WIB kami seperti biasa memulainya dengan berdoa dan menyanyikan mars Prasetiya Mulya dengan semangat dan penuh penghayatan. Parodi kelompok 13 hari ini yang biasa nya ditampilkan pada saat awal acara dimulai ternyata ditunda hingga pertengahan Introductory Program hari ini. Pada hari ini kami juga mengenal dua Master Ceremony baru yaitu Kak Stashia dan juga Kak Chani. Mereka berdua menggantikan peran Kak Cliff dan Kak Ralvi. Mereka belum pernah melihat yel-yel angkatan 2013, karena itu mereka meminta angkatan 2013 untuk menampilkan yel-yel angkatan kami. Dengan penuh semangat dan ceria, kami menampilkan yel-yel angkatan kami yang penuh dengan motivasi tersebut. Sesudah menampilkan yel-yel angkatan, dilanjutkan dengan menampilkan yel-yel masing-masing kelompok. Masih ada beberapa kelompok yang belum menampilkan yel-yel kelompok mereka masing-masing termasuk kelompok kami. Metode pemilihan penampilan yel-yel kelompok pada hari ini cukup unik. Kak Stashia dan Kak Chani menunjuk salah satu anggota dari kelompok yang menurut mereka namanya cukup berbeda. Pertama-tama Kak Stashia melihat anggota Introductory Program 2013 yang namanya belum pernah Kak Stashia dengar sebelumnya. Kak Stashia meminta orang tersebut untuk menampilkan yel-yel kelompok nya, sayangnya orang tersebut sudah menampilkan yel-yel kelompoknya. Sesudah itu mulai lah pencarian penampilan yel-yel kelompok lainnya. Semua kelompok yang tampil hari ini, sangat memuaskan dan sangat bersemangat dalam menampilkan yel-yel masing-masing kelompok.

            Setelah penampilan yel-yel kelompok selesai, perwakilan panitia dari Sociel Event angkatan 2013 menjelaskan rangkaian acara dan juga to do list yang akan dilakukan pada saat Social Event tersebut berjalan. Acara Social Event ini bertemakan “Jalan untuk Negri” dan juga pemberitahuan mengenai project film angkatan 2013. Setelah itu  acara dilanjutkan dengan sharing oleh Kak Vincent, Kak Oshelby dan juga Kak Rafif. Sharing tersebut bertujuan untuk membangun kekompakan dan persiapan angkatan 2013 sebagai mahasiswa Prasetiya Mulya yang resmi. Sharing tersebut juga dilakukan oleh anggota Introductory Program 2013 yang bersifat terbuka, semua angkatan 2013 boleh mengutarakan pendapat dan perasaan mereka terhadap Introductory Program dan juga Outbound gelombang ke-1 maupun yang ke-2.  Sharing-sharing dari kakak panitia sangat membakar semangat kami untuk menjadi angkatan yang lebih kompak dan lebih peduli satu sama lain dan juga menyadarkan kami akan pentingnya tugas-tugas dan deadline yang sangat berdekatan.Memang, kami semua tidak bisa menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan sempurna,tapi kami semua berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk kakak-kakak panitia. Sharing tersebut berakhir dengan janji-janji dari angkatan 2013 untuk lebih peduli satu sama lain dan peduli akan pentingnya tugas. Tidak terasa, sharing pun selesai dan dilanjutkan dengan pembacaan tugas oleh Kak Akbarry. Tugas tersebut adalah penulisan essay mengenai penjelasan 4 C (Competence, Character, Contribution dan Connectivity) dan juga CHAIN ( Caring, Humility,Achievement dan Integrity). Tugas tersebut bertujuan untuk pentingnya nilai-nilai Prasetiya Mulya dalam kehidupan sehari-hari baik di dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Pembacaan tugas pun selesai, waktu berjalan sangat cepat, Introductory Program pertemuan ke-9 sudah mencapai tahap akhir. Dibuka dengan doa, ditutup pula dengan doa. Sebelum berdoa, kami menyanyikan mars Prasetiya Mulya seperti biasa. Setelah menyayikan mars Prasetiya Mulya, acara hari ini telah selesai sepenuhnya dan kami akan pulang ke tempat tinggal masing-masing.

Sunday, September 8, 2013

TREASURE HUNT - SO FUN!

          Kegiatan IP yang ke-8 ini adalah IP yang paling menyenangkan dan berharga bagi kami -angkatan 2013 dan kelompok 39- alami selama ini. Kegiatan IP kali ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 September 2013. Mengapakah IP kali ini beda dengan IP yang lain pada biasanya ?, karena kami bermain dalam games. Yaitu berupa “Tresure Hunt”. Tresure Hunt adalah kegiatan atau permainan yang pada saat itu, kami  -angkatan 2013- dibagi menjadi 10 kelompok besar. Dan kami kelompok 39 menjadi kelompok besar yang terdiri dari kelompok 36 hingga 42. Dan nama kelompok kami adalah kelompok Budi Handuk. Dalam kegiatan ini, kami banyak melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan kerjasama, komunikasi, menyusun strategi, mengenal lingkungan di sekitar kami dan juga sejarah Prasetiya Mulya Business School. Kami diajarkan hal – hal tersebut agar kami menjadi manusia yang berbobot dan matang.
Kegiatan ini diawali dengan briefing sejenak, serta pembagian kelompok – kelompok besar yang dipecah menjadi 10 kelompok besar. Yang dimana satu kelompok terdiri dari 7 sub kelompok peserta IP. Kelompok tersebut dibagikan atau dipecah di lapangan olahraga kampus Prasetiya Business School, BSD. Setelah briefing berlalu, kami mengetahui bahwa terdapat 10 pos berbeda untuk setiap kelompok harus mungunjungi dan melakukan hal aktifitas disana. Dan untuk setiap posnya diberikan waktu 30 menit per kelompok untuk menyelesaikan kegiatan atau aktifitas di pos tersebut agar dapat melanjutkan ke post berikutnya. Untuk lokasi setiap posnya, kami tidak diberikan arah. Tetapi melainkan kata kunci atau clue yang akan membantu kami menemukan post tersebut. Dan petunjuk kami adlah “T.P.A.P.M.B.S” atau yang bisa di renggangkan menjadi “Tempat Pembuangan Akhir Prasetiya Mulya Business School”. Pada saat jam 9 tepat pagi hari, kegiatan pun dimulai.
Pada post pertama kelompok Budi Anduk, yang ternyata terletak persis di sebelah lapangan olahraga dan juga terletak didekat “Tempat Pembuangan Akhir Prasetiya Mulya Business School”. Setelah itu kami di instruksikan untuk bermain games, yaitu memungut sampah – sampah telah diletakkan tersebar dan meletakkannya di tong sampah yang telah disediakan. Untuk setiap sampah yang dikumpulkan, kami mendapatkan poin dan bila kami melewati garis batas yang telah ditentukan, maka kami mendapat pengurangan poin. Agar membuat game ini lebih menarik, dari setiap sub kelompok terdiri satu orang tuli, satu orang bisu, dan sisanya menjadi orang buta. Orang bisu bertugas melihat para orang buta dan memberi arahan tanpa kata kepada si tuli, dan si tuli yang bertugas untuk menerjemahkan arahan si bisu menjadi instruksi verbal  tanpa melihat para orang – orang yang berperan dalam si buta. Para orang buta bertugas untuk mendengarkan arahan yang diberikan si tuli dan memungut sampah – sampah yang berserakan dan menaruhnya di tong sampah yang disediakan tanpa melihat sama sekali. Games ini memiliki nilai moral. Yaitu untuk bisa berkomunikasi dengan baik, fokus dalam mendengarkan arahan, dan juga agar kami dapat mengatur sebuah tugas dengan baik dan benar.

          Pada post ke-dua, kami diberi clue pada post sebelumnya. Yaitu “paling dekat dengan dapur” yang ternyata terletak di parkiran belakang dapur kantin kampus Prasetiya Mulya, BSD. Di post tersebut, kami diinstruksikan untuk dapat menggunakan semua barang – barang yang kami miliki kecuali perlengkapan IP. Yang terdiri dari kardus, nametag, dan tas sandang untuk di letakkan dibawah lapangan yang telah ditentukan dan dapat membentuk garis lurus sepanjang mungkin dalam waktu yang singkat. Games ini terdiri dari 2 ronde, ronde pertama adalah agar setiap kelompok untuk membuat garis secepat mungkin agar mencapai lokasi para Lodestar berdiri atau batas, dan ronde kedua adalah agar membuat garis sepanjang mungkin dalam kurun waktu yang ditentukan. Games ini melatih kita untuk dapat menyusun strategi dengan sebaik mungkin, memanfaatkan waktu, dan asset atau barang - branag yang kami punya sedemikan rupa agar mencapai hasil yang maksimal.

          Pada post ke-tiga, kami diberi clue pada post sebelumnya. Yaitu, “disinilah semuanya berawal” yang terletak pada lobi utama kampus kami.  Di pos ini, kami bermain dan harus menyelesaikan games berupa perahu koran. Sebelum memulai, untuk setiap kelompok diberikan 3 lembar koran yang akan dipakai sebagai alas dan kami harus bisa memanfaatkan koran tersebut untuk bisa mencapai garis finish tanpa mengeluarkan kaki kami dari koran tersebut. Dan juga, Koran tersebut tidak boleh rusak atau robek. Dan bila terjadi pelanggaran maka kami sekelompok diharuskan untuk mengulang dari check point yang terakhir kami lalui. Disini kami belajar, untuk dapat memanfaatkan sebaik mungkin kerjasama kami dan mengikuti aturan yang berlaku. Dalam keadaan apaun.

          Di post ke-empat, kami diberikan clue pada post sebelumnya. Yaitu, “terdiri dari 6 warna, dan terdapat penunjuk waktu” yang ternyata adalah kantin kampus kami. Disana, kami bermain games. Yaitu menebak lagu. Instruksi bermainnya adalah untuk setiap orang dalam kelompok berganti – gentian secara bergiliran untuk memperagakan dengan gerakan -tanpa melakukan komunikasi verbal- . dan anggota kelompok yang lain harus menebak judul lagu yang diberikan oleh Lodestar tersebut. Disini diperbolehkan untuk melewatkan beberapa lagu apabila tidak dapat ditebak. Kelompok pertama yang berhasil menebak 25 lagu dengan benar menjadi pemenangnya. Disini, kami belajar untuk bisa mengerti satu sama lain lebih baik, dan juga mengetahui pengetahuan umum dan sebagainya.

          Untuk post ke-lima, kami diberikan clue pada post sebelumnya. Yaitu “no backpack, no slippers” yang terletak di depan perpustakaan kampus. Di post ini kami melakukan aktifitas, dengan instruksi setiap anak harus mengurutkan angka berganti – gantian secara berkelompok dengan posisi melingkar. Dengan syarat, setiap angka kelipatan 3 dan angka yang mengandung angka 3 untuk diganti dengan meneriakkan “dor”. Bila terjadi kesalahan, maka kami diharuskan mengurutkan ulang dari angka 1. Dalam kegiatan ini, kami dilatih untuk fokus dan konsentrasi agar tidak melakukan kesalahan yang mengakibatkan kefatalan.

          Untuk post ke-enam, kami diberi clue pada post sebelumnya. Yaitu, “sebuah telur dengan kapasitas 450 orang” yang merupakan auditorium kampus.  Disini kami bermain “Circle with Hand” yang mengharuskan kami untuk membuat lingkaran sebesar mungkin dengan bergandengan tangan antar sub kelompok dengan syarat. Pertama, tangan kanan kami bergandengan dengan orang diseberang kami. Dan tangan kiri bergandengan dengan orang selain yang diseberang kami, dan setelah itu berusaha melebar membuat lingkaran besar tanpa melepas jabatan tangan satu sama lain. Disini kami belajar untuk bisa menyusun strategi dengan baik dan berpikir sebelum bertindak.

          Sebelum memasuki post ke-tujuh, kami diberikan waktu istirahat selama kurang lebih 45 menit. Dan untuk memasuki post ke-tujuh kami diberikan clue atau petunjuk. Yaitu, “terletak di lantai 3 dan bisa menyatu dengan ruangan di sebelah kanan dan kiri”. Yang merupakan ruang kelas pada lantai 3. Disana kami bermain kuis cerdas cermat dan pertanyaan yang ditanyakan adalah pertanyaan – pertanyaan yang terkait mengenai hal – hal yang berhubungan dengan S1 Prasetiya Mulya. Disana, kami belajar untuk mengenal lebih baik lingkungan kami.

          Sebelum memasuki post ke-delepan kami diberikan clue. Yaitu, “dapat bertanya apa saja ke saya, dari jadwal sampai janji dengan FM”. Yang terletak di depan ruang Administrasi kampus kami. Disini kami diberikan waktu untuk menghafal biodata teman – teman sub kelompok kami, yang dimana nanti akan diberikan runtutan pertanyaan  secara acak mengenai biodata anggota sub kelompok kepada setiap anggota sub kelompok sisanya. Disini kami belajar untuk dapat mengenal lingkungan kami, yang dimulai dari lingkungan yang paling terkecil. Yaitu, sub kelompok kami. Burung Hantu atau kelompok 39.

          Untuk post yang ke-sembilan, kami diberikan clue. Yaitu, “opera”. Yang terletak di lapangan area diantara Hadi Budiman dan kantin. Di post ini, kami diinstruksikan untuk mengangkat ember berisi air dengan menggunakan tali rafia yang disediakan. Tetapi, hanya boleh menggunakan satu tangan setiap orangnya dan tanpa membuat simpul atau ikatan pada ember tersebut. Pada pos tersebut kami belajar tentang penyusunan strategi yang baik, dan juga komunikasi antar kelompok yang baik dan benar. Dan akhirnya, Burung Hantu juara satu.

          Sebelum post terakhir yaitu post ke-sepuluh kami diberikan clue. Yaitu, “terdapat 3 awan oranye”. Yang merupakan Hadi Budiman hall. Disana kami bermain games yang mirip dengan acara televise “Eat Bulaga”. Disitu disediakan berbagai kategori berbeda untuk setiap sub kelompoknya. Dari game ini kami banyak belajar bahwa pentingnya komunikasi dan pengetahuan umum, serta pentingnya berpikir sebelum bertanya atau berbicara atau berkomunikasi.

          “Treasure Hunt” ini adalah kegiatan IP yang paling seru dari kegiatan IP yang lain, serta memberikan pelatihan kepada kami, agar kami dapat kerjasama, berkomunikasi, konsentrasi, mengenal sesama Prasmulyan,  mengetahui pengetahuan umum, serta semua hal – hal positif yang akan kelak berguna dalam meningkatkan kualitas diri kami masing – masing dan membantu kehidupan kami dalam dunia perkuliahan di Prasetiya Mulya Business School.


Terima Kasih Prasetiya Mulya!