Thursday, August 22, 2013

IP Pertemuan ke 2 - WE LOVE PRASETIYA MULYA

          Dua hari telah berlalu, delapan hari lagi menanti bagi kami –  Kelompok 39 dan angkatan 2013 –. Dalam 10 hari ini, kami calon “Prasmulyan” (nama gelar mahasiswa yang bersekolah di Prasetiya Mulya Business School) akan dilatih dalam bidang fisik, maupun mental. Pada hari kedua orientasi atau IP (Introductory Program), kami sudah harus beradaptasi dikalangan Prasetiya Mulya. Kami harus cepat berkenalan dengan semua orang disekitar kami, tanpa membedakan ras, agama, kelompok dan lain - lainnya. Dan pada akhirnya, kami pun menjadi kelompok yang lumayan kompak terhadap tantangan yang menghadapi kami – Kelompok 39 dan angkatan 2013 –.
“Kalian sudah menjadi mahasiswa disini !”, kalimat tersebut adalah salah satu dari banyak nasehat yang kami dengar dari kakak tingkat kami. Yang hingga sampai detik ini, masih terpikirkan didalam kepala kami. Dan bila kami merenungkan kalimat nasehat –  nasehat tersebut yang diberikan oleh kakak tingat kami, didalam diri kami masing –  masing. Maka, pasti ada rasa sadar seorang calon mahasiswa Prasetiya Mulya. Didalam kepala mereka, pasti ada sesuatu. Maupun seseorang yang membisikkan. “Nasehat itu benar dan bermanfaat bagi-mu”. 
Walaupun mereka membentak, menasehati setiap saat oleh karena apa yang telah kita perbuat. Apa yang salah, dan bagi hal – hal yang benar. Mereka akan membawa contoh yang baik tersebut ke atas panggung dan dengan secara langsung maupun tidak langsung mengatakan. “Ini adalah contoh yang seharusnya semua prasmulyan lakukan”. Mereka selalu mengomentari dengan nasehat – nasehat mereka. Tetapi, kami sudah mengetahui. Bahwa mereka melakukan hal tersebut, karena mereka ingin kami – Angkatan 2013 dan kelompok 39 – menjadi orang - orang yang sukses setelah keluar dari Prasetiya Mulya Business School ini. Dan kami pun mengetahui, bahwa mereka tersebut menyayangi kami. Karena sudah terlihat dari cara mereka membimbing kami secara langsung, maupun tidak langsung.

          Pada kegiatan kemahasiswaan ini, kami dibimbing oleh “Student Board” atau yang biasa disingkat dengan inisial “SB”. Dan ketua dari organisasi tersebut adalah “Amir Saatari”. Para Student Board juga dibantu oleh “Lodestar” yang akan membimbing kami sebagai mentor selama kurang lebih satu semester ini. Mereka akan memberi masukan kepada kami tentang Prasetiya Mulya. Bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan disekitar mereka, memberi masukan tips maupun trick yang bisa kita lakukan dalam bekerja dalam suatu kelompok didalam lingkungan Prasetiya Mulya, dan bahkan memberi nasehat terhadap perbuatan yang mungkin menyinggung teman maupun kelompok tertentu. Bagi para prasmulya yang melakukan hal - hal yang baik maupun buruk, dengan besar sedikit apapun, pasti akan mempengaruhi lingkungan disekitar kita. Maupun dari teman kerja, dosen dan lain - lain. Kurang lebih seperti itulah nasehat yang dibeikan pembimbing kami kak “Irene Giatro”.

Dalam kegiatan ini, kami – Kelompok 39 –  juga diberikan suatu token, ataupun bisa juga kita namakan dengan titipan. Yaitu sebuah telor ayam yang dimasukkan kedalam kantong plastik transparan, yang pada sisi tepi bawahnya telah diberi nomor kelompok tersebut. Dan apabila, telor tersebut pecah ataupun hilang. Maka suatu nyawa kelompok itu sudah tidak ada didalam kegiatan ini, karena mereka gagal menjaga suatu hal yang penting. Yaitu titipan kepercayaan , itulah arti telor tersebut. Dan juga, apabila hingga hari terakhir IP, telor ini masih utuh. Maka suatu kelompok tersebut telah berhasil menjaga kepercayaan kakak tingkat mereka, dengan cara seperti inilah kami belajar menjadi businessman yang handal.

          Hari ini kami juga mendapatkan pelajaran berharga yang bisa kami petik, yaitu kekompakkan, ketelitian dan kedisiplinan dalam mengerjakan tugas. Pada pertemuan kedua ini kami telah mempersiapkan name tag namun ada kekurang telitian dari beberapa kelompok, termasuk kelompok kami, kesalahan kelompok kami adalah melubangi kertas name tag yang seharusnya tidak di lubangi karena belum ada instruksi, pada akhirnya para panitia mengusulkan untuk mengulangi membuat name tag dan sekaligus melaminating name tag tersebut, para angkatan 2013 setuju dengan waktu 2 jam yang telah di sepakati bersama, kelompok kami tepat waktu dalam mengerjakannya tapi ada juga beberapa kelompok yang melebihi 2 jam tersebut. Dan satu hal lagi yang kami pelajari dari tugas name tag ini, yaitu menghargai waktu / deadline yang telah di berikan, karena 1 detik saja kita telat, hasilnya pun akan fatal.

         Terima kasih prasetiya mulya, kakak panitia, dan kakak lodestar karena hari ini memberikan banyak pelajaran dan makna untuk hidup kami ke depannya!! TERIMA KASIH...




No comments:

Post a Comment